Senin, 24 Januari 2011 - 09:38 wib
Carolina Christina - Okezone
Ilustrasi Crop Circle (Foto: Ist)
JAKARTA - Pihak Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengaku belum melakukan penelitian secara mendalam soal tanda yang diduga bekas pendaratan pesawat Unidentified Flying Object (UFO) dari planet lain di Dusun Kracakan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, DIY.
"Kami dari Lapan sejauh ini belum melakukan penelitian," ujar Kepala Bagian Humas Lapan Ely Kuncahyo Wati saat dihubungi okezone, Senin (24/1/2011).
Menururtnya, apa yang terjadi di Sleman, Yogyakarta, sejauh ini masih diperkirakan sebagai rekayasa karena selama ini Lapan belum bisa membuktikan kebenaran soal UFO. "Banyak kejadian soal dugaan UFO akan tetapi secara science belum pernah dibuktikan jika itu benar UFO," ucapnya lagi.
Sebelumnya, warga Dusun Kracakan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, DIY dihebohkan dengan pemandangan aneh di lokasi persawahan dusun setempat. Pemandangan aneh itu berupa robohnya batang padi yang membentuk beberapa lingkaran besar dan kecil.
Anehnya, lingkaran batang padi yang roboh tersebut seperti tulisan kaligrafi. Sedangkan besarnya lingkaran diperkirakan antara 15-20 meter. Bahkan, ada yang menduga pemandangan aneh itu merupakan bekas pendaratan pesawat Unidentified Flying Object (UFO) dari planet lain.(crl)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar