Rabu, 24 Agustus 2011

Tata Surya Teraneh yang Pernah Ditemukan



Tim astronom yang salah satu anggotanya adalah Dr Gavin Ramsay dari Observatorium Armagh menemukan bukti adanya tata surya atau sistem keplanetan yang paling aneh. Dalam tata surya tersebut, dua planet raksasa mengitari bintang ganda bernama UZ For yang terdiri dari bintang katai merah dan katai putih.

Hasil observasi tim astronom itu dipublikasikan di jurnal Monthly Notices of Royal Astronomical Society dengan judul "Possible detection of two giant extrasolar planets orbiting the eclipsing polar UZ Fornacis". Jika kelak terbukti kebenarannya, maka tata surya itu akan menjadi tata surya baru yang paling aneh.

Dalam sistem bintang ganda, dua bintang yang berpasangan akan mengitari satu sama lain. Bintang katai merah dan katai putih pada sistem UZ For juga mengalami hal serupa, dengan waktu revolusi hanya beberapa jam. Karena bintang satu akan melewati muka bintang lain, dan demikian sebaliknya, maka beberapa gerhana akan terjadi.

Sama seperti gerhana Matahari dan Bulan, gerhana yang terjadi pada sistem keplanetan tersebut sebenarnya bisa diperkirakan. Namun, dalam observasi, para astronom menemukan fakta bahwa gerhana kadang terjadi terlalu dini atau terlalu terlambat. Akhirnya, astronom berpendapat, ada dua planet yang mengitari bintang ganda itu, membuat gerhana seolah dini atau terlambat.

Berdasarkan perhitungan, dua planet yang mengitari bintang ganda itu setidaknya memiliki massa masing-masing 6 dan 8 kali Jupiter. Sementara itu, waktu yang diperlukan oleh planet untuk melakukan satu revolusi masing-masing 5 dan 16 tahun. Sistem keplanetan ini terlalu jauh untuk secara langsung dicitrakan.

Sistem bintang ganda menjadikan planet dalam sistem tersebut sangat tidak bisa dihuni. Bintang katai putih secara terus-menerus mencuri material dari permukaan bintang katai merah sehingga material seolah mengalir di angkasa bak sungai. Material itu kemudian terpanaskan hingga jutaan Kelvin, membanjiri sistem keplanetan dengan sinar-X yang mematikan.

Dengan fakta itu, maka tak perlu berharap adanya planet yang memiliki kehidupan di dalam sistem tersebut. Observasi bintang ganda dan dua planet yang kemungkinan mengitarinya itu dilakukan dengan Southern African Large Telescop (SALT) dan data hasil observasi selama 27 tahun dari beberapa observatorium. 
 
http://www.lihatberita.com/2011/06/tata-surya-teraneh-yang-pernah.html
baca yukz...

Pencairan Es di Kutub Utara Kini Sangat Cepat



Hasil pengamatan Roshydromet, sebuah lembaga lingkungan hidup dari Rusia menyimpulkan Pencairan es di Kutub Utara tahun ini sangat cepat, mendekati rekor tertinggi yang terjadi pada tahun 2007.

Dilaporkan pada Kamis (4/8/2011) lalu, jumlah wilayah yang tertutup es sudah berkurang 50 persen dari rata-rata. Jumlah es saat ini sekitar 2 juta kilometer persegi, di bawah rata-rata dari 1979 sampai 2000.

Luas es yang terukur bahkan porsinya jauh di bawah luas laut Rusia di bagian Kutub Utara, seperti Laut Kara (56 persen), Laut Laptev (40 persen), Laut Chukchi (35 persen), dan Laut Timur Siberia (14 persen). Es dikatakan hanya menutupi area sekitar 6,8 milyar kilometer persegi.

Para peneliti menyatakan bahwa mencairnya Kutub Utara merupakan efek perubahan iklim global terjadi dengan intensitas bervariasi setiap tahunnya.

Mereka juga menemukan, tahun ini es mulai mencair antara dua minggu dan dua bulan lebih awal dari biasa. Hal ini menandakan jumlah keseluruhan es yang mencair sepanjang tahun bisa jadi lebih besar.
 
http://www.lihatberita.com/2011/08/pencairan-es-di-kutub-utara-kini-sangat.html
baca yukz...

Heli Jatuh, 31 Pasukan Khusus AS Tewas



Sebuah helikopter milik Amerika Serikat jatuh di provinsi Wardak, Afganistan Timur dan menewaskan 31 pasukan khusus AS serta tujuh tentara Afganistan.

Heli tersebut diketahui sedang mengangkut pasukan untuk kembali ke pangkalan setelah menjalankan sebuah operasi.

Dilansir dari laman BBC pada Sabtu 6 Agustus 2011, jumlah korban tersebut adalah yang paling besar dalam sejarah pasukan AS yang tewas sejak mulai menduduki Afganistan pada 2001.

Kendati aparat berwenang mengaku belum mengetahui penyebab pasti kecelakaan, namun pihak Taliban mengklaim sebagai pihak yang menembak jatuh helikopter tersebut.

Bahkan, juru bicara kelompok tersebut menyatakan, mereka menggunakan roket untuk menjatuhkan helikopter tersebut.

"Presiden Republik Islam Afganistan menyampaikan rasa simpati dan duka cita yang mendalam kepada Presiden AS Barack Obama dan keluarga korban," demikian bunyi rilis kantor Presiden Afganistan Hamid Karzai.

Dari keterangan kantor presiden tersebut, disebutkan bahwa helikopter yang mengangkut pasukan khusus AS dan tentara Afganistan itu jatuh pada tengah malam.

Pihak Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO mengkonfirmasi musibah ini, namun belum merilis jumlah persisnya korban tewas atau penyebab musibah. NATO juga menyatakan akan menyelidiki kasus ini lebih lanjut.
 
http://www.lihatberita.com/2011/08/heli-jatuh-31-pasukan-khusus-as-tewas.html
baca yukz...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hostgator Discount Code